Kemenag Rilis Panduan Ibadah Selama Ramadhan


Jakarta (NC) – Sehubungan dengan akan datangnya bulan suci Ramadhan dan kondisi negara yang belum aman dari pandemi COVID-19, Kementerian Agama (Kemenag) merilis surat edaran terkait arahan keberlangsungan segala aktivitas selama bulan Ramadhan.

Melalui laman resmi kemenag.go.id, surat edaran Ramadhan tersebut ditujukan bagi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia dan telah ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

Surat edaran yang dirilis pada Senin (06/05), di Jakarta, ini dimaksudkan untuk memberi panduan beribadah yang sejalan dengan Syari’at Islam. Sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat Muslim di Indonesia dari risiko COVID-19.

Tidak berbeda dari anjuran-anjuran sebelumnya. Pada umumnya setiap kegiatan yang mengundang massa dalam jumlah besar harus dilakukan secara individu atau dengan keluarga inti. Tidak melakukan shalat buka bersama, sahur on the road, shalat Tarawih berjama’ah, dan kegiatan semacamnya.

Penerimaan dan penyaluran zakat fitrah harus dilakukan dengan protokol yang cukup ketat. Tidak berkerumun, tidak bersalaman, dan mengupayakan untuk tetap menjaga kebersihan.

SE Menag No. 6 Tahun 2020.pdf.pdf

Irfan Saeful Wathon

| Tim Editor

Irfan Saeful Wathon has 34 posts and counting. See all posts by Irfan Saeful Wathon